Gaya lain
Gedung Kuno
7.07.2009
[ Gedung Cerutu ]
Gedung diatas adalah sebagian dari gedung cagar budaya tinggalan jaman kolonial yang tersebar di sekitar Jembatan Merah.
Gedung diatas adalah GEDUNG CERUTU adalah sebuah bangunan yang kuno juga dan sekarang sudah tidak berfungsi lagi.
Dinamakan gedung cerutu karena, bangunan tersebut dibagian atasnya terdapat atap yang bentuknya menyerupai cerutu, maka gedung ini lebih dikenal dengan gedung cerutu.
Bangunan Tua di Pasuruan
6.23.2009
Bangunan yang kelihatan tua ini saya jepret ketika saya berada kota Pasuruan, kalau tidak salah di sekitar jalan Jawa. Gedung-gedung ini selain masih berfungsi, menampakkan keindahan suatu bangunan lawas yang mempsona, lihat saja Gapura pintu masuk yang bercirikan khas ukiran cina tersebut, saya tidak tahu sejarahnya mengapa gapura itu ber ciri khas ukiran cina, padahal disana mayoritas penduduknya adalah orang jawa.
Dan yang satu lagi adalah gedung gereja yang sampai sekarang masih difungsikan sebagai tempat peribadatan, yang kelihatan masih terawat dengan baik dan berkesan lawas.
Sunguuh bangunan yang patuh di lestarikan dan dipelihara dengan baik, semoga semua akan menjadi salah satu bagian kekayaan khasanah bangsa Indonesia.
Gedung Tua di Jl. Pahlawan
1.16.2009



Ini sebagian dari beberapa gedung-gedung tua yang bersejarah yang berserakan di Surabaya, yang sebagian besar adalah merupakan cagar budaya, dan yang saya foto ini yang ada di Jl. Pahlawan
Memang sebagian gedung ini masih difungsikan untuk kegiatan usaha, tapi masih banyak lagi yang tak terawat dengan baik.
Semoga bangunan-bangunan tua ini akan tetap ada disana dan akan menjadi saksi bisu sbuah kehidupan kota Surabaya.
Yos Sudarso
1.06.2009

Monumen ini berada tepat di ujung pertigaan jalan menuju ke Jl. perak dan ke Jl. Rajawali dari arah selatan, monumen ini sudah lama berdiri dan diresmikan tepat pada peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November pada yahun 2005 oleh Walikota Surabaya.
Monumen dan patung ini dibangun bagi warga kota Surabaya, untuk mengenang kembali perjuangan para pahlawan-pahlawannya, salah satunya adalah KOMODOR YOS SUDARSO, yang dengan pesan heroiknya "KOBARKAN SEMANGAT PERTEMPURAN" sengaja monumen ini dibangun disana agar masyarakat yang melihatnya dapat meneruskan semangat sang komodor ini.
